Kamis, 10 September 2015

Cintaku Tak Sebanding Dengan Harta Yang Kau Puja

0

Kemapanan memang bukan segalanya. Namun banyak orang di luar sana yang ingin mapan demi orang yang mereka cintai. Seperti pria ini.

Suatu ketika, seorang pemuda melamar gadis yang membuatnya jatuh cinta. Wanita itu dari kalangan berkelas yang begitu mahal gaya hidupnya. Sedangkan sang pemuda hanya orang biasa saja.
Maka sang gadis menolaknya. "Tahukah kamu? Penghasilanmu itu hanya sebanyak uang jajanku seharian. Bagaimana kau bisa menghidupi aku dan semua kebutuhanku? Pergilah dan menikahlah dengan orang yang selevel denganmu. Lupakan impianmu untuk menikahiku," ujar wanita tersebut.


Patah hati, hancur berkeping-keping. Namun sang pria tak bisa begitu saja melupakan wanita tersebut. Bagaimanapun ia sangat mencintainya. Ia pun bertekad untuk kembali menjadi orang yang berpenghasilan lebih banyak.. 5 tahun kemudian, impian itu terwujud.

Pemuda tersebut menjadi pria yang mapan, asisten pimpinan sebuah perusahaan besar. Namun satu hal yang belum ia lakukan, menikah. Ia masih ingin menikahi gadis yang pernah membuatnya jatuh cinta.

Suatu hari, ia bertemu dengan gadis tersebut. Namun ia sudah menjadi wanita yang tetap cantik di matanya. Dengan wajah terangkat, wanita itu berkata, "Hey kau. Apa kabarmu? Tahukah kamu? Aku sekarang sudah menikah, lho. Suamiku punya penghasilan 10 juta per bulan dan dia dua kali lebih pintar daripada dirimu."

Lagi-lagi ini adalah kenyataan pahit. Air muka pria ini pun menjadi sedih dan muram. Namun tak lama kemudian, seorang pria yang tak lain adalah suami wanita itu, menyapanya. "Lho, bapak ada di sini?" Ia menyambutnya dengan berbinar dan menjabat tangan pria tersebut.

Sang suami berkata pada istrinya, "Aku akan bekerja pada bapak ini. Dia yang akan menjalankan proyek senilai 10 juta per bulan itu. Tahukah kamu? Dia ini pintar dan mapan, tapi belum menikah karena masih mengharapkan cinta wanita yang pernah menolaknya. Beruntung sekali ya, wanita itu? Jaman sekarang, siapa yang bisa mencintai seteguh ini?

Mendengar kata -kata suaminya, wanita tersebut terdiam. Harga diri dan gengsinya jatuh seketika. ia malu mendengar cerita suaminya, malu juga di depan pria yang pernah melamarnya, apalagi baru saja ia merendahkan pria tersebut.
*********************************************************************************
Ladies, hidup itu singkat dan apapun bisa berubah. Tak perlu menyombongkan diri dan merendahkan yang lain. Waktu bisa membuat seseorang indah pada waktunya. Hargailah cinta yang hadir dalam hidup Anda,sekalipun Anda harus menolaknya.

Kisah Mengharukan Ibu Ikhlaskan Mata Ini Untukmu, Nak

0

Kasih ibu, kepada beta,
Tak terhingga sepanjang masa.
Hanya memberi, tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia...

Membaca syair lagu tersebut serasa merinding seluruh badan. Karena kasih ibu memang tiada duanya. Demi anaknya, tak sedikit ibu yang mengorbankan apapun yang dimilikinya.
Diceritakan kembali dari mulut ke mulut, dan ditulis ulang dengan rapi demi menyentuh setiap hati pembacanya. Inilah salah satu kisah mengharukan yang menceritakan besarnya cinta seorang ibu yang rela mendonorkan mata untuk anaknya.

Aku benci ibuku. Ia tak seperti ibu-ibu lainnya yang cantik dan bisa kubanggakan. Aku selalu malu kalau berjalan dengannya, atau ia menjemputku di sekolah.
Ibuku memiliki satu mata, penampilannya seadanya saja. Ia bahkan tak jarang mengenakan baju lusuh yang sudah sobek di beberapa bagiannya.
Karena ayah telah meninggalkan kami dan tak menafkahi kami, akhirnya ibu melamar pekerjaan di sekolahku. Ia memasak di kantin demi melayani guru-guru dan murid di sana. Aku sering sekali berpura-pura tak mengenalnya, karena aku malu. Aku takut sekali bila teman sekelasku tahu bahwa ia adalah ibuku.

Suatu hari, ia menyediakan makan siang di kantin sekolah untukku. Disajikannya di sebuah piring dengan penuh lauk dan dihiasnya cantik. Tak lupa ia mengecup dan mengusap-usap kepalaku setelah menyodorkan sepiring makan siang itu. Semua teman yang melihat langsung berkasak-kusuk, dan hal itu membuatku geram.

Sepulang sekolah, aku memarahinya habis-habisan. "Kau tahu betapa malunya aku tadi? Kalau memang kau hanya ingin aku ditertawakan oleh teman-temanku, kenapa kau tidak mati saja?" kataku geram.
Sejak saat itu ibuku lebih tahu diri. Ia berusaha menjaga jarak denganku kalau di depan teman-teman. Aku belajar keras untuk selalu mendapatkan ranking dan beasiswa. Aku ingin sekali segera keluar dari rumah ini.

Aku berhasil mendapatkan pekerjaan top, menikahi istri cantik dan dikaruniai anak-anak yang lucu. Aku tinggal di rumah yang cukup mewah dan besar.
Suatu hari, tiba-tiba ibu mengunjungiku tanpa seijinku. Membawakanku setermos sup hangat yang katanya dimasakkan khusus untuk anak-anakku.
Melihatnya dengan mata satu yang mengerikan, anak-anakku kaget dan berteriak. Istriku langsung menggandeng anak-anakku pergi.

Lagi-lagi aku dibuat malu dan tak tahu harus berbuat apalagi. Aku sudah berbahagia dengan hidupku saat ini. Tapi mengapa ibu malah mengacaukan hidupku?
Aku mengusirnya pergi, dan anak-anakku berteriak kegirangan saat tahu aku telah mengusirnya. "Jangan pernah lagi berani datang ke rumahku dan menakuti anak-anakku nenek tua!" geramku.

Di suatu sore, tetangga lamaku berkunjung ke rumah dan menyodorkan secarik surat kepadaku. "Ini dari ibumu. Ibumu telah meninggal dunia," katanya.
Aku hanya terdiam, tidak menangis dan tidak bertanya banyak kepadanya. Aku hanya menerima surat itu dan menyimpan di meja kerjaku.

Lama... aku merasa sangat gelisah. Kemudian aku buka secarik amplop tersebut dan kubaca setiap deretan hurufnya dengan penuh air mata dan emosi.

Yang tercinta anakku,
Aku selalu memikirkanmu setiap waktu. Dan aku meminta maaf kalau kedatanganku tempo hari ternyata malah mengganggu keluargamu dan menakuti anak-anakmu.
Tetapi aku sangat bahagia saat melihatmu sudah hidup bahagia. Sekalipun aku harus menanggung derita ini, aku rela demi cintaku kepadamu.
Aku tahu bahwa hidupku sudah tidak lama lagi. Sehingga aku harus meminta maaf karena kau telah banyak menderita semasa kecilmu. Kamu seringkali malu karena memiliki ibu yang hanya punya satu mata ini.
Ada satu hal yang ingin sekali ibu ceritakan kepadamu...
Saat kau masih balita, kau mendapat kecelakaan dan kehilangan salah satu mata. Sebagai seorang ibu, aku harus mengambil tindakan itu. Aku meminta dokter mengambil sebelah mataku untukmu. Aku tahu bahwa aku tak akan tahan dan tak akan pernah bahagia bila melihatmu harus menanggung ini sendiri. Sebab itulah, aku selalu menjadi ibu yang menakutkan dan tak bisa membuatmu bangga, anakku.
Kini aku bangga, dengan pengorbananku ini, aku bisa melihatmu menjadi orang yang sukses dan bahagia. Aku bahagia bisa membuatmu selalu melihat dunia.
Berbahagialah selalu anakku,

Ibu yang selalu mencintaimu.

Ada Beribu Cinta di Balik Kedua Tangan Ibumu

0

Seorang pemuda melamar pekerjaan sebagai manager di sebuah perusahaan besar. Ia lolos semua tes dan interview, hingga tiba saatnya ia berhadapan langsung dengan direktur di interview terakhirnya.
Sang direktur melihat CV yang cemerlang. Ada nilai akademis yang mengagumkan. Direktur pun bertanya, "Apakah Anda menerima beasiswa di sekolah?" Pemuda itu menjawab, "Tidak."
"Apakah ayahmu membayar uang sekolah Anda?" tanya direktur itu lagi. "Ayah saya meninggal saat satu berusia satu tahun. Ibu sayalah yang membayar semua biaya sekolah," jawab pemuda itu.
"Ibu Anda bekerja di mana?" tanya Pak Direktur.
"Ibu saya seorang tukang cuci baju," jawab pemuda tersebut.
Direktur tersebut meminta pemuda itu menunjukkan kedua tangannya. Saat melihat kedua tangan pemuda itu, sang direktur melihat kedua tangan yang halus dan sempurna.
"Anda pernah membantu ibu Anda mencuci pakaian sebelumnya?"

"Tidak pernah. Ibu saya selalu ingin saya belajar, membaca lebih banyak buku. Lagipula, ibu saya bisa mencuci baju lebih cepat daripada saya," jawab sang pemuda.
Direktur itu mengatakan, "Saya ada permintaan. Saat Anda pulang nanti, pergi dan cuci kedua tangan ibu Anda, dan temui saya besok pagi."
Pemuda tersebut merasa peluangnya untuk mendapatkan pekerjaan ini cukup besar. Saat ia kembali ke rumah, ia meminta ijin pada ibunya untuk membersihkan kedua tangan sang ibu. Meski ibunya merasa heran, namun ia bahagia mendengar anaknya sepertinya akan bekerja. Ia pun menunjukkan kedua tangannya.
Sang anak membersihkan kedua tangan ibunya perlahan. Namun tanpa disadari, air matanya pun jatuh perlahan-lahan. Ini pertama kalinya sang anak menyadari kedua tangan ibunya sangat banyak kerutan, dan ada banyak lecet serta kulit mengelupas/ Bagian yang lecet terasa menyakitkan sehingga saat ia menyentuhnya, sang ibu akan mendesis kesakitan.
Ini adalah pertama kalinya sang pemuda menyadari bahwa kedua tangan yang mencuci pakaian setiap hari itulah yang mampu membuatnya seperti sekarang, membiayai uang sekolahnya. Lecet pada tangan ibunya adalah harga yang harus dibayar sang ibu demi pendidikan sang anak, kebutuhan sekolah dan masa depan.
Setelah membersihkan kedua tangan sang ibu, ia meminta ibunya untuk beristirahat setelah ia memeluk sang ibu. Diam-diam pemuda itu mencucikan semua sisa pakaian yang belum dicuci oleh ibunya.

Keesokan paginya, ia menemui direktur tersebut. Sang direktur menyadari mata pemuda yang sembab itu. "Dapatkah Anda menceritakan pada saya apa yang telah Anda lakukan dan pelajari kemarin di rumah Anda?"

Sang pemuda menjawab, "Saya membersihkan tangan ibu saya dan juga menyelesaikan pakaian yang belum dicuci." Ia melanjutkan, "Saya tahu sekarang apa yang dimaksud dengan 'menghargai'. Tanpa ibu saya, saya tak akan menjadi diri saya hari ini. Dengan membantu ibu saya, saya merasakan sulitnya mendapatkan dan menyelesaikan sesuatu dengan usaha sendiri. Dan saya harus menghargai nilai kebaikan dan usaha orang lain, terutama orang yang membantu saya."

Sang direktur menjawab, "Inilah yang saya cari dari seorang manager. Saya butuh orang yang bisa menghargai bantuan orang lain, orang yang paham usaha dan penderitaan orang lain untuk mendapatkan dan menyelesaikan sesuatu. Dan orang yang tidak hanya menjadikan uang dalam tujuan hidupnya," jelasnya panjang lebar.

"Ya, Anda saya terima," ujarnya dengan penuh senyum.
Pilihan direktur ini tak sia-sia. Pemuda itu menjadi manager yang disukai oleh orang banyak. Ia bekerja keras menjalankan tugasnya, di samping ia dibantu oleh tim dan anak buah yang sama-sama rajin serta terinspirasi olehnya.

Ladies, kata orang dulu, jangan jadi kacang yang lupa akan kulitnya. Tidak semua keberhasilan Anda semata-mata dari buah kerja keras Anda. Ingatlah, masih ada yang mendukung, masih ada yang menemani, bahkan masih ada yang membantu perjuangan Anda.

Mereka juga mengusahakan yang terbaik bagi Anda, jangan lupakan mereka, hargailah mereka. Meski Anda tak membalas dengan materi, sudah cukup bagi mereka selama Anda tak melupakan mereka dalam hidup ini. Semoga kisah ini bisa membuat kita menjadi sosok yang bijaksana.

Maaf, Aku Tak Akan Membuatmu Menangis Lagi

0

Konon ini adalah kisah nyata dari sepasang muda-mudi di Filipina. Adalah seorang gadis bernama Julie yang takut jatuh cinta karena melihat penderitaan ibunya. Julie kehilangan sang ayah saat ia berusia 13 tahun dan hal tersebut membuat sang ibu merasakan kehilangan yang luar biasa.

Julie paling benci dengan rokok. Ayahnya adalah perokok berat dan rokok jugalah yang membuat ayahnya terkena kanker hingga meninggal. Julie berjanji bahwa ia tak akan jatuh cinta pada seorang perokok.

Namun, tak ada yang pernah tahu takdir mereka sendiri bukan? Julie pada akhirnya dipertemukan dengan seorang pemuda yang menjadi teman sekelasnya bernama McCoy. Dan, pemuda ini adalah seorang perokok.

Julie menceritakan pengalamannya tentang sang ayah pada McCoy dengan harapan agar pemuda itu mau berhenti merokok. Begitu gencarnya 'kampanye anti rokok' ala Julie, sampai gadis ini bisa merasakan bahwa pemuda itu mulai menghindarinya. Apalagi teman-teman pemuda itu mengolok-olok saat McCoy tak merokok karena perkataan Julie.

Hal ini membuat Julie berkecil hati. Ia ingin McCoy bahagia, sehingga dirinya mulai berhenti menasehati McCoy dan membiarkannya melakukan apapun sesuka hatinya. Namun, 3 bulan kemudian setelah mereka pacaran, kenyataan pahit menampar McCoy.

Pemuda itu mengalami penyakit baru-paru yang berat bernama Emphysema, karena terlalu banyak merokok. Kondisi McCoy memburuk dan membutuhkan perawatan serius. Makan waktu hingga 2 tahun untuk mendongkrak kondisi kesehatannya yang semakin merosot. Bahkan sang dokter tak yakin McCoy akan bertahan hidup lebih lama lagi.

Di saat seperti ini, meski Julie benci dan trauma dengan masa lalunya, namun kekuatan cinta melebihi segalanya. Ia dengan setia memotivasi dan menemani McCoy selama dirawat di rumah sakit. 2 tahun itu tak sebentar, tapi demi hidup dan mati orang yang ia cintai, trauma masa lalu pun dilalui oleh Julie.Dalam hati, McCoy menyesal membuat Julie sedih dan menangis karena kondisinya sekarang.

Banyak hal yang dikorbankan Julie demi menjaga McCoy. Julie berhenti kuliah, bertengkar dengan ibunya, menghabiskan uang tabungannya, dan semua ini hanya karena ia mencintai McCoy. Tak jarang ia disebut bodoh, namun Julie yakin ini tak akan sia-sia.

Pemuda bernama McCoy itu pun menunjukkan kondisi kesehatan yang jauh lebih baik. Ia akhirnya sembuh dan tak lagi menyentuh rokok. Julie berani menempuh takdir bersama McCoy meski ia trauma, maka pemuda itu pun mengorbankan rokoknya demi membalas ketulusan cinta Julie. keduanya menikah dan hidup bersama.

Satu hal yang disesali McCoy adalah, tak mendengarkan apa yang dikatakan Julie dari awal. Ada satu pesan yang disampaikan McCoy apda semua orang. "Lakukan 100 hal yang diminta oleh teman-temanmu, tapi tolong, jangan lakukan satu hal yang dilarang oleh kekasihmu," ujarnya.
"Teman, aku tak akan bilang 'merokok itu bahaya bagi kesehatan' karena hal itu sudah tertulis pada kotaknya. Tapi aku ingin mengatakan, kau merokok karena kesadaranmu sendiri, sekarang berhentilah demi orang yang mencintaimu."

Bila suatu ketika rokok membayangi Anda dan kehidupan orang yang Anda cintai. Ingatlah kisah ini. Semoga kita bisa bersama lebih lama, lebih sehat, bersama orang yang kita cintai.

Indahnya Berbagi Walaupun Hanya Segelas Susu

0

Pada suatu hari, seorang anak laki-laki penjual kue keliling sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Dagangannya untuk hari ini tidak begitu banyak terjual. Ia hanya mendapat penghasilan tiga rupiah pada hari itu. Di Jakarta, uang senilai tiga ribu tidak bisa digunakan untuk membeli makan, padahal perut anak itu sudah perih menahan lapar sejak pagi tadi.

Di tengah perjalanan, anak laki-laki itu menawarkan dagangannya dan berniat untuk meminta sedikit makanan pada seorang pemilik rumah. Setelah mengetuk pintu dan pemilik rumah keluar, ia malah tidak berani mengutarakan maksudnya. Ia hanya meminta air untuk minum. Ibu pemilik rumah itu masuk lalu keluar dengan membawa segelas susu. Nampaknya ibu tersebut tahu bahwa anak ini benar-benar sedang lapar.


Si anak laki-laki meminum susu tersebut dengan ragu-ragu dan berhenti sejenak. Ia bertanya “Berapa yang harus kubayar untuk segelas susu ini, Bu?”. Lalu si ibu menjawab, “Tidak perlu, kami diajarkan oleh ibu kami untuk tidak meminta bayaran atas sebuah kebaikan.” Anak kecil itu pun segera menghabiskan susu tersebut.
Beberapa tahun kemudian, ibu pemberi susu sakit keras. Penyakitnya sangat langka dan dokter-dokter di kotanya telah menyerah untuk menyembuhkannya. Akhirnya si ibu dikirim ke kota besar untuk ditangani oleh dokter ahli di sana.

Sesampainya di kota, dokter yang akan menangani kasus si ibu pemberi susu adalah Dr. Dian Santoso. Saat sang dokter mendengar kota asal ibu tersebut, ia menemui pasiennya dengan antusias. Setelah melihatnya, Dr. Dian berusaha melakukan yang terbaik untuk menyembuhkan ibu pemberi susu itu. Alhamdulillah dia berhasil, penyakit ganas yang menyerang si ibu dapat disembuhkan.

Setelah melakukan pengobatan, Dr. Dian meminta bukti tagihan untuk ibu tersebut dan menuliskan sesuatu di pojok kanan atasnya lalu memberikannya kepada si ibu. Si ibu merasa was-was untuk membukanya karena uang yang ia miliki pastilah tidak cukup untuk membayar biaya pengobatannya. Namun alangkah terkejutnya si ibu membaca tulisan di pojok kanan atas tagihan tersebut. Rasa bahagia dan haru menyelimuti perasaannya saat membaca tulisan “sudah dibayar dengan segelas susu”. Air mata pun mengalir di pipinya dan ia mengucap syukur “terima kasih Ya Allah, atas cintamu yang memenuhi bumi melalui hati dan tangan manusia.”
Jangan pernah meremehkan kebaikan sekecil apapun. Karena kita tidak tahu betapa kebaikan tersebut akan sangat berharga bahkan bisa menyelamatkan nyawa orang yang membutuhkannya. Ganjaran yang Allah janjikan bagi yang menyebar kebaikan pun tidak pernah main-main.

Sepasang Sandal Cinta Dari Korea

0


 Banyak orang yang berpikir bahwa kisah paling romantis adalah sejarah Romeo dan Juliet. Namun tahun 1998 lalu, para arkeolog di Korea Selatan menemukan sebuah makam yang berisi mumi. Diyakini mumi ini bernama Eung Tae Lee yang hidup di abad ke 16.
Pria ini sepertinya meninggal pada usia 30 tahun. Ia adalah bagian dari klan Goseong Yi. Dan yang membuat kematiannya begitu dramatis adalah kondisinya ketika ditemukan. Ia mendekap sebuah surat dengan isi yang menyentuh. Surat itu ditulis oleh jandanya yang sedang hamil.


Surat penuh kesedihan itu dialamatkan pada ayah dari anaknya yang belum lahir. Di sisi kepala mumi itu, arkeolog juga menemukan sebuah sandal yang terbuat dari anyaman rami dan rambut istrinya sendiri. Inilah isi surat yang hingga kini menjadi salah satu momen cinta paling bersejarah di dunia.

Untuk: Ayah Won
Juni 1, 1586
Kau selalu bilang, "Sayang, mari hidup bersama hingga rambut kita menua dan meninggal di hari yang sama." Bagaimana bisa kau mati duluan tanpa aku? Siapa yang harus aku dan anak kita dengarkan, bagaimana kami akan hidup? Bagaimana kau bisa mendahuluiku?
Bagaimana kau memberikan hatimu padaku dan bagaimana aku memberikan hatiku padamu? Setiap kali kita berbaring bersama, kau selalu bilang, "Sayang, apakah orang lain saling membahagiakan dan mencintai satu sama lain seperti yang kita lakukan? Apakah mereka sama seperti kita?" Bagaimana bisa kau meninggalkan itu semua dan meninggalkan aku lebih dulu?

Aku tidak bisa hidup tanpamu. Aku hanya ingin bersamamu. Kumohon, bawalah aku ke tempat kau berada. Aku tak bisa melupakan perasaanku padamu di dunia ini dan pedihku tak ada batasnya. Ke mana aku harus memberikan hatiku sekarang dan bagaimana aku bisa hidup bersama anak kita sementara kami kehilanganmu?

Tolong baca surat ini dan datanglah ke mimpiku. Karena aku ingin mendengarmu dengan jelas dalam mimpiku, aku menulis surat ini dan memasukkannya. Bacalah dengan jelas dan bicaralah padaku.
Saat aku melahirkan anak ini, siapa yang harus dia panggil ayah? Adakah orang yang bisa memahami perasaanku. Tak ada tragedi sepedih ini di bawah langit.

Kini kau ada di dunia lain, dan tidak sepertiku yang ada di palung kesedihan terdalam. Rasa sakit dan sedih yang aku tuliskan ini tak ada habisnya. Tolong baca surat ini dan datanglah ke mimpiku, tunjukkan dirimu dengan jelas. Aku percaya aku bisa melihatmu di mimpiku. Ada banyak hal yang ingin aku katakan tapi aku sudahi sampai di sini.

Surat ini menunjukkan betapa istri Eung Tae Lee sangat kehilangan suaminya. Ditinggalkan orang yang sangat dicintai memang menjadi duka yang tak cukup diungkapkan dengan kata-kata dan air mata bagi mereka yang masih hidup di dunia. Begitu putus asanya, istri Eung Tae Lee hampir melompat dari jurang agar bisa bertemu dengan belahan jiwanya. Namun ia tak melakukannya karena sedang hamil.


Di masa duka itu, ia memotong rambutnya, menjalinnya menjadi sepasang sandal untuk suaminya. Sandal itu dikuburkan bersama dengan jenasah suaminya. Itulah benda terakhir penuh cinta dan air mata  yang dibuat oleh sang istri untuk suaminya. Konon kisah nyata ini menggeser kepedihan fiksi Shakespeare, Romeo dan Juliet.
Ladies, satu lagi sebuah kisah cinta sejati yang benar-benar menjadi sejarah di dunia. Cinta sejati itu ada. Pedih ataupun manis, semuanya menjadi bagian hidup yang penting bagi para pencinta. Salut untuk para pasangan yang saling mencintai hingga maut memisahkan.

Boneka Cantik yang Eksis di Instagram

0

Media sosial saat ini menjadi salah satu wadah untuk menyampaikan karya dan aspirasi seseorang. Hal ini pun menginspirasi pemilik akun Instagram SocalityBarbie, untuk merekam segala aktivitas sang Hipster Barbie lewat foto-foto yang super keren.

Sang pemilik akun membuatkan akun IG untuk boneka barbienya yang gemar berpetualang dan mencoba berbagai hal baru, misalnya saja pergi ke gunung, menikmati kopi di cafe, atau sekadar membagikan foto #ootd.

Sang pemilik mengatakan pada Metro jika ia tergerak menciptakan akun itu setelah melihat model yang foto dengan gaya berulang-ulang di Instagram. “Aku tak bisa bilang tak melihat khas yang dilakukan orang-orang di Instagram yang mengambil foto ‘otentik’,” ujarnya. “Mulai sangat sulit membedakan foto mereka. Aku ingin membuat poin tetapi tidak menampakkan diriku dalam gambar. Kukira menggunakan Barbie adalah cara yang sempurna.”

“Instagram kini bukan tempat untuk membagikan momen sebenarnya lagi,” ungkapnya. “Kebanyakan gambar dibuat 100 kali lipat lebih bagus dari sebenarnya. Hidup yang digambarkan melalui Instagram tidak tampak seperti sesuatu yang mereka benar-benar jalani.”

Berikut ini foto-foto sang Barbie cantik.

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com